Saham BVIC di Bandung: Chemical Asia Jual 337,03 Juta Lembar Rp32,69 Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 05:57:32 WIB

MEDIATODAY.ID — Chemical Asia Corporation Pte. Ltd. melepas 337,03 juta lembar saham PT Bank Victoria International Tbk. (BVIC) pada 14—15 September 2026. Aksi jual pemegang saham ini dilakukan dengan harga Rp97 per saham dan bertujuan mengatur ulang portofolio.

Penjualan dilakukan dalam dua tahap. Pada 14 September 2026, Chemical Asia melepas 70,86 juta lembar saham BVIC dengan harga Rp97 per saham. Keesokan harinya, 15 September 2026, perusahaan kembali menjual 266,16 juta lembar saham di harga yang sama, Rp97 per saham.

Porsi Kepemilikan Chemical Asia Menyusut

Sebelum transaksi, Chemical Asia menggenggam 1,95 miliar lembar saham BVIC dengan hak suara 10,63%. Setelah penjualan tahap pertama, kepemilikan turun menjadi 1,88 miliar lembar saham atau setara 10,25% hak suara.

Pelepasan tahap kedua memangkas porsi Chemical Asia lebih dalam lagi. Kini perusahaan menguasai 1,62 miliar lembar saham BVIC dengan hak suara 8,80%.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menyebut tujuan transaksi adalah pengaturan ulang portofolio. "Tujuan dari transaksi yakni pengaturan ulang portofolio," demikian dikutip dari keterbukaan informasi tersebut.

Harga BVIC Bergerak di Rp92—Rp94

Pada perdagangan Rabu (16/9/2026), saham BVIC bergerak di rentang Rp92—Rp94 per saham. Posisi itu berada di bawah harga jual Chemical Asia yang mencapai Rp97 per saham.

Sepanjang tahun berjalan, saham BVIC tercatat turun 20,00% secara year to date (YtD) atau setara 23 poin. Penurunan ini menunjukkan tekanan jual yang sudah berlangsung sejak awal tahun, bukan hanya akibat aksi korporasi Chemical Asia.

Arti Transaksi bagi Pasar

Penjualan 337,03 juta lembar saham dalam dua hari menambah pasokan di pasar untuk saham BVIC. Meski nilai transaksinya relatif kecil, yaitu Rp32,69 miliar, penurunan hak suara Chemical Asia di bawah 10% bisa memengaruhi komposisi pemegang saham perseroan.

Investor perlu mencermati apakah aksi jual ini berlanjut atau berhenti di level 8,80% hak suara. Perkembangan berikutnya akan terlihat dari keterbukaan informasi BEI selanjutnya.

Terkini