Jasa Raharja Perkuat Sinergi Nasional untuk Keselamatan Transportasi Mudik Lebaran 2026

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:53:01 WIB
Jasa Raharja Perkuat Sinergi Nasional untuk Keselamatan Transportasi Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Jasa Raharja menegaskan komitmen mereka dalam mendukung keselamatan transportasi nasional menjelang Lebaran 2026. Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin hadir dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat 2026 di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.

Partisipasi Lintas Lembaga dan Pejabat Tinggi Negara

Rakor dipimpin Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan dihadiri pejabat tinggi negara serta pimpinan lembaga terkait. Forum ini juga diikuti Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Agama Nasaruddin Umar, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Selain itu, hadir Wakil Menteri Koordinator Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus dan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Forum juga dihadiri Wakapolri Dedi Prasetyo, Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho, serta perwakilan BNPB, BMKG, BASARNAS, dan jajaran direktur utama BUMN terkait.

Kehadiran lintas kementerian, TNI-Polri, lembaga, dan BUMN menegaskan pentingnya sinergi nasional. Sinergi ini fokus pada kesiapan pengamanan dan pelayanan arus mudik serta balik Idulfitri 2026.

Fokus Jasa Raharja dalam Operasi Ketupat 2026

Muhammad Awaluddin menegaskan fokus Jasa Raharja adalah percepatan jaminan dan penguatan upaya keselamatan transportasi. “Tugas Jasa Raharja bukan hanya membayarkan santunan korban kecelakaan, tapi memastikan negara hadir secara cepat, terintegrasi, dan tanpa penundaan saat risiko kecelakaan terjadi,” ujarnya.

Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 bergantung pada sinergi dalam ekosistem keselamatan nasional. Jasa Raharja berperan memberikan perlindungan sosial bagi korban kecelakaan dan tidak bisa bekerja sendiri.

Sejak Januari hingga Februari 2026, Jasa Raharja telah melakukan survei jalur tol dan jalan arteri bersama Jasa Marga. Pengecekan juga dilakukan di simpul-simpul kritikal seperti pelabuhan Bakauheni–Merak, sesuai koordinasi dengan Korlantas dan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan.

Strategi Operasional dan Penempatan Petugas

Dalam Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja menyiapkan 2.000 petugas secara nasional. Perusahaan membentuk 29 tim reaksi cepat di kantor wilayah, mendirikan 25 pos pelayanan terintegrasi, dan 15 tenda taktis di titik strategis.

Selain itu, dilakukan 92 kegiatan dukungan keselamatan dan pemasangan 1.700 titik imbauan keselamatan lalu lintas. Strategi ini bertujuan memastikan kelancaran arus mudik dan meningkatkan rasa aman masyarakat di jalan raya.

Prediksi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Wakapolri Dedi Prasetyo menyebut Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Survei Kementerian Perhubungan memperkirakan potensi pergerakan masyarakat mencapai 143,9 juta orang, turun 1,75 persen dibanding 2025.

Puncak arus mudik diperkirakan pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 25–26 Maret dan 28–29 Maret 2026.

“Polri bersama seluruh stakeholder akan mengoptimalkan manajemen rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, one way, contraflow, hingga buffer zone di pelabuhan,” ujar Dedi. Langkah ini bertujuan memastikan pengamanan efektif sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Terkini