Handheld Gaming Snapdragon G2 Gen 2, Arc X1 Meluncur

Handheld Gaming Snapdragon G2 Gen 2, Arc X1 Meluncur

MEDIATODAY.ID — Arc X1 resmi meluncur sebagai handheld gaming pertama dari perusahaan lokal India, ditenagai chipset Snapdragon G2 Gen 2 dan layar 7 inci. Perangkat ini menjalankan sistem operasi berbasis Android bernama OwlOS, hasil pengembangan 16 bulan bersama komunitas gamer. Arc X1 menargetkan pemain yang ingin perangkat gaming khusus dengan kontroler fisik lengkap.

Arc X1 bukan sekadar perangkat Android biasa yang dipasangi controller. Perusahaan menyebut perangkat ini dirancang khusus untuk gaming, mulai dari pemilihan komponen kontroler hingga sistem operasi.

Spesifikasi Utama Arc X1

  • Chipset: Qualcomm Snapdragon G2 Gen 2 Gaming Platform
  • Layar: 7 inci
  • Sistem pendingin: Active cooling
  • Sistem operasi: OwlOS (berbasis Android, custom)
  • Analog stick: TMR (Tunnel Magnetoresistance)
  • Trigger: Hall-effect
  • Tombol tambahan: Programmable rear buttons

Kontroler Jadi Fokus Utama

Arc membekali X1 dengan TMR analog stick, jenis stick yang menawarkan presisi lebih tinggi dan lebih tahan lama dibanding potensiometer konvensional. Hall-effect trigger juga dipakai untuk menghindari masalah stick drift yang sering dikeluhkan pemain handheld.

Tombol belakang yang bisa diprogram menjadi nilai tambah untuk genre game tertentu. Pemain bisa memetakan ulang tombol sesuai kebutuhan tanpa harus mengubah pengaturan dalam game.

OwlOS dan Pendingin Aktif

OwlOS adalah sistem operasi berbasis Android yang dikembangkan Arc secara khusus. Pendekatan ini mirip dengan yang dilakukan sejumlah produsen handheld lain, di mana antarmuka dioptimalkan untuk navigasi dengan kontroler fisik, bukan sentuhan.

Kehadiran active cooling menandakan Arc serius menangani masalah thermal. Chipset Snapdragon G2 Gen 2 dirancang untuk perangkat gaming, tetapi tetap butuh disipasi panas yang memadai agar performa tidak turun saat sesi panjang.

Harga dan Ketersediaan

Arc belum mengungkap harga resmi Arc X1 untuk pasar India maupun ketersediaannya di negara lain. Informasi soal varian RAM, penyimpanan, dan tanggal mulai penjualan juga belum disampaikan perusahaan.

Arc hanya menyebut X1 dikembangkan selama 16 bulan dengan masukan dari komunitas gaming mereka. Pendekatan ini menunjukkan Arc ingin memposisikan produknya sebagai perangkat yang dibentuk oleh kebutuhan pemain, bukan sekadar keputusan tim internal.

Posisi di Pasar Handheld Gaming

Pasar handheld gaming saat ini diisi pemain besar seperti Steam Deck, ROG Ally, dan Legion Go yang menjalankan Windows atau SteamOS. Arc X1 mengambil jalur berbeda dengan Android dan chipset Snapdragon G series yang memang dirancang untuk gaming mobile.

Untuk pasar Indonesia, belum ada indikasi Arc X1 akan masuk secara resmi. Perangkat handheld Android biasanya lebih mudah dijangkau lewat jalur impor, meski dukungan garansi dan layanan purna jual jadi pertimbangan tersendiri.

Arc X1 cocok untuk pemain yang menginginkan perangkat gaming khusus dengan kontroler fisik lengkap dan sistem operasi ringan. Tanpa harga resmi, belum bisa dinilai apakah Arc X1 mampu bersaing dengan handheld yang sudah lebih dulu mapan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index